Penyusutan polimerisasi resin komposit menyebabkan terbentuknya celah antara dinding kavitas gigi dan bahan restorasi. Secara radiografis, celah tersebut tampak sebagai gambaran radiolusen antara dinding kavitas gigi dan bahan restorasi yang dapat diduga sebagaikaries sekunder atau bahan bonding. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan gambaran radiografis restorasi kelas II menggunakan resin komposit packable, flowable, dan pasta regular.Pada duabelas sampel premolar rahangatasbebaskaries yang dicabut untuk perawatan ortodonti dilakukan preparasikavitaskelas II padasisi mesial dan distal denganjarakbuko-palatal 3 mm,mesio-distal 2 mm, dankedalaman 3 mm.Sampeldibagimenjadi empat kelompok. Kelompok1 direstorasi dengan resin komposit pasta regular,kelompok 2 dengan resin komposit packable, kelompok 3 dengan resin komposit flowable dan pasta regular, kelompok 4 dengan resin kompositflowable dan packable
Oleh :
Rosalina Tjandrawinata