Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) kronik yang mempunyai risiko kematian tinggi. Studi Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018, prevalensi hipertensi di DKI berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah pada penduduk usia 18 tahun ke atas yaitu 33,4% dan berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia 18 tahun ke atas yaitu 10,17%. Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Puskesmas Kecamatan Palmerah (PKC) Poli PTM. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran angka penderita hipertensi di PKC Palmerah tahun 2022. Metode: Observasional deskriptif, menggunakan data pasien yang berobat di Poli PTM PKC Palmerah tahun 2022. Hasil: Hasil distribusi pasien yang memiliki hipertensi dan hipertensi disertai dengan penyakit lainnya seperti diabetes melitus, jantung, dan lain-lain tahun 2022 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2021 dan 2020. Selama tahun 2022, total pasien hipertensi yang paling tinggi ditemukan berturut-turut di bulan Maret (9.8%), Januari (9.4%), dan Agustus (9.3%). Kesimpulan: Angka kejadian hipertensi di PKC Palmerah tahun 2022 yaitu 6.875 kasus dan terjadi peningkatan dari tahun 2021 (5.547 kasus) dan 2020 (1.589 kasus).
Oleh :
Tiarma Talenta Theresia